Resensi Buku; Titip Rindu untuk Ibu
Judul buku: Titip Rindu untuk Ibu. Penulis: Eidelweis Almora.
Penerbit: Euhenia Jakarta.
Cetakan pertama : 1996.
Tebal: 118
Buku ini menceritakan kisah seorang anak yang sangat membenci ibunya. Alasannya karena sang Ibu cacat.
Ketika suatu hari Ibunya datang ke sekolah, Wati (nama anak itu) langsung memarahinya, karena teman-temannya mengejek ibunya.
Membaca buku ini, kita diajak untuk melihat betapa perjuangan seorang ibu tanpa pamrih. Meski dirinya dalam kondisi tak normal. Tak pernah mengeluh meski dirinya penuh kekurangan. Hanya satu yang diinginkan, sang anak bahagia.
Di situ juga digambarkan, seorang ibu tetap saja berbuat baik meski sang anak terkadang membalasnya dengan sesuatu yang menyakitkan. Tak ada kata menyesal. Hanya kasih sayang yang terpancar dari tindakan dan senyumnya.
Alurnya mengalir seperti di kehidupan nyata. Gaya bahasa yang digunakan sangat sederhana dan mudah dipahami.
Buku ini berisi pesan bahwa bagaimana pun kondisi orangtua kita, harus tetap kita hormati. Harus kita sayangi. Jangan sesekali menyakiti apalagi sampai menyinggung perasaannya.
Biasanya kita akan merasa rindu bila jauh dari orangtua. Bahkan, ada rasa menyesal setelah orangtua kita sudah tidak ada di dunia ini. Rindu akan kehadiran mereka.
Penulis adalah seorang guru kesenian dan pelatih teater.***

Komentar
Posting Komentar