Menjadi Guru yang Kreatif
SEORANG guru yang kreatif dan inovatif tentu lebih baik daripada guru yang kurang kreatif atau stagnan saja. Apalagi jika dibandingkan dengan guru yang sangat tidak kreatif sama sekali lalu terdiam tanpa kata di depan peserta didik.
Pernyataan ini bisa jadi menuai protes dari kalangan para pendidik yang merasa dirinya sudah sangat mapan dan enjoy dalam metode belajarnya yang dinilai ampuh dan manjur walaupun terkadang terkesan sangat biasa-biasa saja bagi peserta didik.
Seorang pendidik atau guru yang SMART harus memiliki pembentukan jiwa, batin, mental, moral, serta niat dan cinta yang tulus sebagai seorang guru.
Kita harus tahu bahwa GURU berbeda dengan TUKANG MENGAJAR. Oleh karenanya, sudah sepatutnya kita sebagai guru harus memiliki kebijaksanaan dan hati yang tulus dalam melaksanakan semua tugas mengajar dengan niat mulia dan spirit ibadah yang baik.
Seorang guru harus punya motivasi tinggi, mental tangguh dan menjadi pejuang yang sejati. Bukan hanya sekadar hebat fisik saja, akan tetapi mental berfikir dan memotivasi peserta didik untuk mencapai sukses belajar serta sukses hidupnya, juga harus dimiliki oleh seorang guru atau pendidik.
Bila seorang pendidik punya daya juang yang kuat tersebut ,maka saya yakin pendidikan di negara manapun akan maju dan berkembang.
Motivasi dalam diri guru sudah harus tertanam dalam hati dengan kuat, agar motivasi luar biasa itu bisa menular dan ditularkan pada peserta didik dalam mengantarkan mereka pada kesuksesan yang hakiki.
(Sumber dari Buku Panduan Belajar ADIRESY)

Komentar
Posting Komentar