Merayu Tuhan...


Hujannya tak jadi turun, Mak.
Bahkan gerimis pun berangsur hilang.
Padahal ku lihat langit sudah begitu gelap. Bukankan itu yang dinamakan mendung?

Apa betul seperti pepatah bilang "Mendung tak berarti hujan"?

Lalu, suara gelegar di angkasa tadi apa? Yang disertai  kilatan cahaya seperti api.
Kata Embahku dulu, "Allah sedang marah, Allah mengejar iblis yang melarikan diri ke bumi dengan senjata api-NYA."
Aah... Entahlah...

Yang pasti aku paling takut ketika hujan datang disertai petir dan kilat😒😰.

Hai... Hujan...
Kapan kau akan datang?
Tidakkah kau lihat Emakku bermuram durja?

Lihatlah tanaman Emak di ladang, layu sebelum berkembang.
Tanah tandus berbelah-belah.
Lahan kering meronta.
Tumbuhan perlahan mati.

Ayo Emak... kita merayu Tuhan...
Memunajatkan hajat kita kepada-NYA.
Jangan lelah menghamba Mak...
Tuhan mendengar apapun yang kita gumamkan.

Semoga Tuhan turunkan rahmat-NYA bersama buliran air hujan.
Untuk membasahi dahaga tanah kita.
Agar tumbuh lagi senyum bahagia di rautmu yang kian menua.

ilustrasi: internet

Komentar

  1. Aamiin allohumma aamiin. Di sini pun mulai kekeringan. 😭

    BalasHapus
    Balasan
    1. Samaaa...Makku sampe nangis liat sawahnya kering kerontang

      Hapus
  2. Komennya hanya, bagus, aku kapan bisa bukin puisi 😭😭

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe...masih harus banyak belajar aq mbak...mood nya kadang baik kadang buruk

      Hapus
  3. Aamiin. Mudah mudahan segera turun hujan 😭

    BalasHapus
  4. Aamiiinn yaa Rabb, semoga di sana juga segera diturunkan hujan dan bumi basah kembali

    BalasHapus
  5. Semoga segera turun hujan, sedih liat bunga bungaku semakin kurus

    BalasHapus
  6. Merayu tuhan..jd inget ceramahnya gus muwaffiq saya bu πŸ˜…

    BalasHapus
  7. Di daerahku juga lama tidak turun hujan, mari kita merayu Tuhan, agar menurunkan rahmatnya

    BalasHapus
  8. Gresik panas menyengat mba, disertai debu.

    BalasHapus
  9. Taichung lumayan sepoy anginnya

    BalasHapus
  10. Semoga segera hujan ya,, biar yg dapet asap n kekeringan segera berakhir πŸ™πŸ˜Š

    Yoo semangat nulisnya

    BalasHapus
  11. Aaamiiin.. semoga segera hujan mbak..

    BalasHapus
  12. Aamiin..
    Punyaku hujan deras sekali kemarin mbak..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Silakan Simak Ini Saudaraku

Tentang Bayangmu