Semangatku Jangan Pernah Enyah


SAYA berharap sebenarnya hari ini bakal lebih ringan. Lebih rileks. Seperti biasa, anak-anak di kelas menanti. Inshaa Allah saya akan mengawali pekan ini dengan semangat.

Seperti biasa, saya berangkat dari rumah ke sekolah tidak sendirian. Terkadang bersama ojek online yang setia mengantarku saban pagi. Atau biasa juga naik angkutan umum. Maklum, saya tidak bisa naik motor. Sejak kecil saya takut naik motor sendirian. Karena itu, kemana-mana harus dengan ojek atau angkot.

Pagi ini saya memilih naik ojek, karena  tidak ingin terlambat sampai ke sekolah yang jaraknya sekira dua kilometer dari rumah.

Sebelum sampai ke sekolah, saya singgah membeli makanan buat sarapan. Nasi campur. Biasanya saya sarapan sebelum memulai mengajar atau sekalian saat jam istirahat pertama.

Bagaimana pun, kita butuh sarapan. Bagi saya, sarapan akan membuat memulai hari dengan hal-hal yang menguatkan. Minumannya saya pilih teh manis. Karena memang itu yang disiapkan setiap pagi di sekolah.

Saya juga sarapan dengan beberapa biji kue. Saya tidak akan menyebut merek karena itu berpotensi menjadi iklan terselubung, heehee.

Saban pagi, saya memang selalu semangat melihat wajah-wajah anak didik yang begitu ceria. "Selamat pagi anak-anak," kataku.

"Selamat pagi Bu Guru," jawab mereka.

Kalimat itu sungguh sebuah dorongan semangat tak terkira untuk memulai aktivitas hari Senin ini.

Selamat beraktivitas anak-anakku. Belajar selalu yang rajin.

Dan tolong, semangatku, jangan pernah enyah ya...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Silakan Simak Ini Saudaraku

Tentang Bayangmu