Marita Ningtyas, Sang Blogger yang Produktif


Namanya Marita Ningtyas. Dia seorang ibu rumah tangga yang akhirnya menjalani passion lamanya secara profesional di bidang tulis menulis. Marita aktif menggelutinya sejak tahun 2012.

Lulusan Sastra Inggris dari Universitas Dian Nuswantoro ini, sekarang telah dikaruniai dua orang anak, buah dari pernikahannya dengan Martin Eko Setiawan, seorang programmer RS Wongsonegoro Semarang. Anak pertamanya bernama Madya Hanifa Setianingtyas (Ifa) yang telah berusia 8 tahun. Ifa saat ini sekolah di Kuttab Al Fatih Semarang.

Putra keduanya bernama Muhammad Rafanda Setiawan atau dipanggil Affan. Usianya baru hampir 3 tahun. Mereka sekarang tinggal di Griya Klipang Asri, Kelurahan Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.

Pada masa awal resign, ibu muda kelahiran Kota Semarang, 16 Maret 1985 ini sempat merasakan seolah menjadi momok yang menakutkan. Namun sekarang dia justru bersyukur, karena telah dibukakan banyak jalan dan nikmat yang luar biasa. Salah satunya, dipertemukan dengan banyak komunitas parenting dan literasi.

Marita kini menggeluti dunia tulis menulis. Bahkan aktif sebagai blogger yang tergolong sukses dengan akun maritaningtyas.com. Semua tulisannya terpajang di situ. Mulai dari tulisan personal, celoteh-celotehnya, aktivitas bersama komunitasnya, hingga puisi.

Untuk mengasah keahliannya dalam hal menulis, beberapa pelatihan telah diikuti, seperti workshop kepenulisan dan juga blogging. Dia juga mengikuti beberapa pelatihan terkait parenting, seperti PSPA, PDAM, matrikulasi, dan sebagainya.

Pengalamannya cukup banyak. Di antaranya sebagai fasilitator MIIP, BUNSAY, Blogger Trainer for Beginners, dan Divisi Sosial Media beberapa komunitas.

Dia juga berhasil meraih berbagai penghargaan menulis blog. Di antaranya Pemenang Kedua ASUS VivoBook A412 Gathering Blogging Competition Semarang pada September 2019, Pemenang Pertama Pendekar Pancasila Semarang, Event by Kemkominfo pada Juli 2019, lalu Pemenang Pertama ASUS Zen Pro UX580 Gathering Blogging Competition Semarang pada Januari 2019, dan banyak lagi.

Putri dari seorang ibu bernama Endah Susilaningtyas ini telah melahirkan beberapa karya, seperti "Wanita dan Pena", "Hijrah", "Emak Melek Gadget", "Ibu, Satu Sapa Berjuta Cinta", dan "Sedahsyat Doa", serta lain-lainnya.

Saat ini dia berusaha mendekatkan diri kembali dengan Komunitas Ibu-ibu Doyan Nulis Semarang dan Komunitas Blogger Gandjel Rel. "Agar terus bersemangat menulis sebagaimana teman-teman yang lebih senior dan sudah menghasilkan banyak karya," begitu katanya.

Ada satu keinginan terbesarnya saat ini. Apa itu? "Keinginan terbesar saya saat ini adalah bisa pecah telur buku solo," katanya.

Marita bergabung dengan beberapa komunitas blogger, seperti Blogger Perempuan, Blogger Muslimah, KEB, Blogger Cihuy, dsb. "Hal itu aku lakukan demi menambah wawasan tentang dunia blogging dan menjalin pertemanan dengan lebih banyak blogger. Semoga semakin sering berdekatan dengan mereka, aku juga ketularan pinter dan produktif," jelasnya.

So, teruslah berkarya Marita Ningtyas!

Komentar

  1. Thank you mbak sudah mau cerita tentang aku.. keep writing & sharing yaa .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama sama mbk...aq juga makasih banget dah d beri kesempatan buat bikin biografi ttg mbak

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Silakan Simak Ini Saudaraku

Tentang Bayangmu