Rindu Beku


aku kembali melewati hari tak bersamamu.
tidak seperti beberapa waktu lalu.
saling berangkul..
menatap, lalu... ah...

aku kembali membiarkan angin membelai pepori
dan tidak menularkannya di gerai rambutmu
yang kini entah kemana

barangkali, kenangan ini memang kubiarkan saja pergi
sudah tidak layak diceritakan ulang.
biar menguap bersama embun

tapi kepada siapa kita akan mengakrabi rindu,
ketika waktu tak lagi mencatat kisah-kisah biru.

cuma beku.
seperti bebatu.
seperti keras hati di puncak pilu.


ilustrasi: internet

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Silakan Simak Ini Saudaraku

Tentang Bayangmu